Dlh. Lumajang - Rabu, 12 Februari 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang mengadakan Bimbingan Teknis Sistem Registri Nasional (SRN) Program Kampung Iklim Tahun 2025. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan lokasi Proklim 2025 agar memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
DLH Lumajang telah menyiapkan 10 lokasi baru sebagai usulan Proklim Utama dan 1 lokasi usulan Proklim Lestari untuk tahun 2025. Selain bertujuan sebagai peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim, kegiatan ini juga termasuk dalam aksi Kabupaten Lumajang dalam perannya mendukung 20.000 lokasi Proklim di Indonesia.
Dalam arahannya, Yunus Harmiawan, S.T., Kepala Bidang PPKLH, menyampaikan, "Untuk dapat lolos verifikasi data dan menjadi lokasi Proklim, sebuah lokasi harus memiliki nilai minimal 81% dari kriteria yang sudah ditentukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup." Hal ini mendorong lokasi untuk segera menyiapkan bukti dukung yang nantinya harus diunggah pada aplikasi SRN.
"Dengan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, Program Kampung Iklim diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjaga kelestarian lingkungan," tutupnya.(Dan / DLH)