Lumajang – Tim Adiwiyata Kabupaten Lumajang sejak 11 Agustus 2025 lalu mulai melaksanakan verifikasi lapangan terhadap sekolah dan madrasah calon penerima predikat Sekolah Adiwiyata. Sedikitnya terdapat 25 lembaga pendidikan, mulai dari tingkat SD/sederajat hingga SMA/sederajat, yang akan diverifikasi oleh tim.
Tim verifikasi terdiri dari unsur Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pendidikan, serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menerapkan program Adiwiyata, yakni sekolah berwawasan lingkungan yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, menyampaikan bahwa program Adiwiyata bukan sekadar penilaian administratif, melainkan upaya membangun budaya peduli lingkungan di sekolah.
“Verifikasi ini bertujuan memastikan bahwa sekolah tidak hanya menyiapkan dokumen, tetapi juga benar-benar melaksanakan kegiatan nyata yang mendukung pelestarian lingkungan hidup di lingkungan sekolah,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).
Hertutik menambahkan, melalui program Adiwiyata diharapkan sekolah mampu menjadi contoh dalam mewujudkan perilaku ramah lingkungan bagi peserta didik, guru, maupun masyarakat sekitar. Dengan demikian, generasi muda di Lumajang tumbuh dengan kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.
Lebih lanjut, Hertutik berharap agar seluruh sekolah yang diverifikasi dapat menunjukkan komitmen nyata dalam mengembangkan program Adiwiyata secara berkelanjutan.
“Kami berharap bukan hanya sekadar memenuhi penilaian, tetapi menjadikan sekolah sebagai pusat edukasi lingkungan yang bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.(DLH/ Fad)