Lumajang — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Calon Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri Tahun 2026 secara daring, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan sekolah-sekolah yang akan diusulkan dalam program Adiwiyata tahun ini.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik menegaskan bahwa tahun 2026 terdapat 30 sekolah yang akan diusulkan mengikuti program Adiwiyata, terdiri atas 3 sekolah kategori Adiwiyata Mandiri dan 27 sekolah kategori Adiwiyata Nasional.
“Melalui bimtek ini, kami ingin memastikan seluruh sekolah calon Adiwiyata memahami indikator penilaian serta mampu memperkuat pengelolaan lingkungan di sekolah masing-masing. Tahun ini ada 30 sekolah yang kami usulkan, dan pendampingan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” tegas Hertutik.
Menurutnya, pengelolaan lingkungan menjadi salah satu upaya penting dalam mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan sekaligus membentuk budaya peduli lingkungan bagi seluruh warga sekolah.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Iwan Triyono, menekankan pentingnya komitmen bersama agar sekolah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Komitmen bersama ini perlu terus diperkuat, sehingga semakin banyak sekolah yang berpartisipasi dalam program Adiwiyata dan mampu menjadi contoh sekolah yang peduli lingkungan,” ujarnya.
Melalui kegiatan bimtek digital ini, diharapkan seluruh sekolah peserta dapat semakin siap dalam memenuhi indikator penilaian Adiwiyata serta mengimplementasikan program pengelolaan lingkungan secara nyata di lingkungan sekolah, sehingga mampu mewujudkan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.(Fadli/ DLH)