Lumajang - Sebanyak 13 sekolah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten Lumajang Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekolah terhadap implementasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) sebagai syarat menuju Sekolah Adiwiyata.
Bimtek dilaksanakan oleh Tim Adiwiyata Kabupaten Lumajang yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember, serta Kementerian Agama Kabupaten Lumajang. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya peduli lingkungan di satuan pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan materi mengenai kebijakan Program Adiwiyata, penyusunan dokumen pendukung, serta penerapan perilaku ramah lingkungan yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran maupun aktivitas sehari-hari di sekolah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, menyampaikan bahwa Program Adiwiyata merupakan upaya bersama untuk menanamkan kesadaran dan tanggung jawab lingkungan kepada generasi muda.
“Melalui Program Adiwiyata, sekolah diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran lingkungan hidup yang tidak hanya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Melalui bimtek ini, 13 sekolah calon Adiwiyata Kabupaten Tahun 2026 diharapkan semakin siap memenuhi indikator penilaian sekaligus mengimplementasikan berbagai inovasi lingkungan secara berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan sekolah yang berbudaya lingkungan serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lumajang.(Fad/ DLH)