Lumajang - Momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dimanfaatkan BEM ITB Widyagama Lumajang untuk menggelar sejumlah aksi lingkungan. Salah satunya aksi Ruwat Rawat Lingkungan di Alun-Alun Lumajang saat Car Free Day, Minggu (31/5/2026) pekan lalu.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang ini mengajak masyarakat terlibat langsung dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Mahasiswa bersama petugas lingkungan melakukan aksi pungut sampah di kawasan Alun-alun Lumajang. Tak hanya itu, mereka juga menyapa pengunjung untuk memberikan edukasi tentang pentingnya mengurangi sampah dan membangun kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, menilai keterlibatan generasi muda dalam isu lingkungan menjadi energi positif yang perlu terus diperkuat. Menurutnya, tantangan lingkungan saat ini tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Kesadaran lingkungan harus dibangun bersama. Kami mengapresiasi inisiatif BEM ITB Widyagama yang memilih turun langsung ke lapangan, mengajak masyarakat peduli terhadap kebersihan dan lingkungan. Semangat seperti inilah yang dibutuhkan untuk mewujudkan perubahan,” ujarnya.
Hertutik menambahkan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk menghadirkan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Kolaborasi antara pemerintah dan kalangan akademisi ini menjadi contoh bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dilakukan secara bersama-sama. Dari ruang publik yang bersih, tumbuh kesadaran bahwa bumi yang sehat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.(Fad/ DLH)